A. Metode dan Instrumen
Yang akan dibicarakan di dalam babiniadalah langkah ketujuh dalam pola prosedur meneliti, yaitu menentukan dan menyusun instrumen. Di dalam membahas variabel dan kategorisasi, kita telah berlatih mengidentifikasikan variabel serta menjabarkannya menjadi sub-variabel mengarah ke variabel tunggal. Dalam pada itu telah pula kita coba untuk menentukan cara bagaimana dapat diperoleh data mengenai variabel-variabel tersebut. Di dalam kegiatan penelitian, cara memperoleh data ini dikenal sebagai metode pengumpulan data.
Yang telah disebutkan dalam pembicaraan yang lalu adalah wawancara, observasi, kuesioner, dan dokumentasi, yang kesemuanya merupakan sebagian dari metode pengumpulan data. Penjelasan mengenai macam metode pengumpulan data yang lain serta uraian lebih rinci untuk masing-masing metode, akan disajikan pada bagian bablain, sesudah bagian bab ini,
Apabila kita katakan bahwa untuk memperoleh data kita gunakan metode wawancara, makadidalam melaksanakan pekerjaan wawancara ini, pewawancara menggunakan alat bantu. Secara minimal alat bantu tersebut berupa ancer-ancer pertanyaan yang akan ditanyakan sebagai catatan, serta alat tulis untuk menuliskan jawaban yang diterima, Ancer ancer ini disebut pedoman wawancara (interview guide). Oleh karena pedoman wawancara ini merupakan alat bantu, maka disebut juga instrumen pergumpulandata. Dengan demikian maka dalammenggunakan metode wawancara, instrumennya adalah pedoman wawancara.
Banyak di antara orang yang belum paham benar akan penelitian, mengacaukan dua pengertian ini. Hal yang sering salah diperbuat oleh para mahasiswa yang menyusun kripsi atau tesis adalah menyebutkan metode pengumpulan data adalah pedoman wawancara Jelas ini salah Insunmen adalah alat pada waktupenelitian menggunakan sesuatu metode.
Untuk beberapa metode, kebetulan itilah bagi instrumennyamemang sama dengan nama metodenya :